
Winnetou I
Kepala Suku Apache
Diterjemahkan dari Winnetou I
Writer: Karl May
Translator: Tim Pustaka Primatama
Publisher: Pustaka Primatama. 2003 (Cetakan keempat, Maret 2005)
Kisah perjalanan seorang pemuda asal Jerman, Karl, yang meninggalkan tanah airnya untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik di Amerika. St Louis merupakan tempat pertama ia bekerja. Disana ia bekerja kepada sebuah keluarga Jerman sebagai guru privat. Perkenalan dengan Mr. Henry, pembuat senapan, merupakan awal dari kisah perjalanan ini.
Mr. Henry menganggap Karl sebagai seorang Greenhorn. Sang greenhorn ternyata merupakan seorang pemuda yang cerdas, berbadan tegap, memiliki kemampuan luar biasa dalam menggunakan senjata api, mahir gulat, berkuda, bermain anggar, aritmatika, geometri, pengukuran tanah, penggunaan teodolit, astronomi, menjinakkan kuda liar, dan sejumlah ketangkasan lainnya.
Mr. Henry yang ternyata sangat menyayangi dan menaruh simpati yang besar terhadap Karl diam-diam telah menguji pemuda itu untuk direkrut sebagai seorang surveyor pada perusahaan Atlantic and Pacific Company. Setelah yakin akan ketangguhan Karl, Mr. Henry segera mempertemukan Karl dengan Sam Hawkens, seorang west man terkenal & surveyor yang sangat kocak dan menyenangkan. Sam Hawkens pun langsung menyukai pemuda itu dan mengajaknya untuk bekerja untuk membangun jalur kereta api yang terbentang dari St. Louis hingga ke pantai pasifik melalui Indian Territory, New Mexico, Arizona dan California. Karl pun sangat senang dan menerima tawaran itu.
Karl dan timnya bekerja pada tempat yang berbahaya. Di tempat itu berkeliaran suku-suku Indian yang sama sekali tidak mau menerima kehadiran ‘kuda api’ yang akan melalui tanah yang mereka miliki. Kematian seekor beruang Grizzly telah mempertemukan Karl untuk pertama kalinya dengan Winnetou.
Apa yang terjadi selanjutnya adalah sebuah petualangan yang sangat mendebarkan…. Bagaimana julukan Old Shatterhand diberikan kepada Karl, persahabatan dengan winnetou yang terlebih dahulu harus didapatkan karl melalui pertarungan antara hidup dan mati, pembebasan Sam Hawkens yang penuh bahaya… semua dituturkan dengan sangat memikat dalam setiap lembar kisah fiksi yang sarat dengan nilai-nilai agung ini.
Papaku tersayang sebenarnya telah beberapa kali merekomendasikan buku ini padaku. Saat itu aku belum begitu tertarik untuk membacanya karena buku ini memang cukup tebal dan ada tiga buku yang sepertinya harus dibaca secara beruntun. Trilogi Winnetou dan sejumlah karya Karl May rupanya telah menjadi sahabat papa semasa remaja dahulu. Setelah membaca buku ini, mencuatlah sedikit penyesalan dalam diriku mengapa baru sekarang berkenalan dengan karya terbaik Karl May yang sangat memukau dan sarat dengan makna kehidupan ini.You are absolutely right pa! it’s a great book. A legend. Thanks for introducing me to Karl May..






2 comments:
bapakku punya koleksi seluruh seri winnetou by karl may, wah asik aku banget bacanya sampe serasa thu terbayang didepan mata semua petualangan winnetou, dah gitu bukunya dah kuning banget saking lamanya, dan blio paling ati-ati ngejaga koleksinya itu soale dah jadi buku langka kan. belum baca yang edisi sekarangnya, jadi belum tahu apakah sama ato nggak.
primaningrum: iya mbak seru banget yah.. oh bapanya mba prima punya koleksi buku2 langka winnetou ya.. bener mba musti dijaga tuh.. aku mah baca yg edisi sekarang... papa dulu bacanya dari perpustakaan, jadi gak punya koleksinyah :)
Post a Comment